ads

ads

Slider[Style1]

Tajug Syahadat adalah acara rutin bulanan, dengan konsep silaturrahim pikiran berbentuk ngaji bareng, sinau bareng, dialog, diskusi dan apapun yang sifatnya kebersamaan untuk mencari fokus kerangka berfikir, menajamkan hati kemudian mencari formula bersama perihal masalah aktual melalui pendekatan kebudayaan dan humanisme..... (klik di sini)

Artikel

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style5

LATIHAN PARA FINALIS LAGU RELIGI & SHOLAWAT AUDISI TAJUG SYAHADAT PSKQ MODERN.

Tajug Syahadat, 26 Desember 2018


Inilah penampilan latihan Kak Nelni yang berhasil lolos babak final 10 besar audisi Musik Religi dan Sholawat Tajug Syahada PSKQ modern.
Para finalis musik religi dan sholawat Pskq Modern Kudus Jateng tersebut akan ditampilkan saat Milad PSKQ modern 17 Januari 2019.

Yang berhasil juara 1,2 dan 3 akan rekaman sholawatan dengan Santri PSKQ modern dan Ustaz Muhammad Assiry menyanyikan Sholawat, lagu religi dan sholawat jawa.
Terimakasih Ustaz Muhammad Assiry atas bimbingan dalam proses latihan audisi ini.

Kudus, 25 Desember 2018
PSKQ modern
www.pesantrenkaligrafipskq.com

PREPARE MELUKIS KALIGRAFI AKBAR & TAJUG SYAHADAT PSKQ MODERN EDISI JUNI 2018

Tajug Syahadat, 20 Oktober 2018








Hari ini 3 juni 2018, prepare melukis kaligrafi akbar habis asar dan liputan TV dilanjut pengajian akbar rutin bulanan Tajug syahadat nanti malam di arjuna resto.

Ayo jangn lupa juga ramaikan yahh gayss.. buka puasa dan makan setiap hari gratis di Arjuna Resto.
Terimakasih untuk semuanya yang ikut meramaikan acara ini khususnya untuk seluruh Santri Pskq Modern Kudus Jateng, Tari sufi nusantara Gus Ali Ridho, Gus Apang dan KS2K, Kang Ujang dan gitarisnya, Hubby Arabic Music, Sakura Sound (Sound dan lighthing terbaik di kudus).

Juga terimakasih untuk semua pihak yang terus membantu terselenggaranya acara ini.
khususnya Mubarok food yang terus memberikan support berupa bingkisan jenang mubarok dan lainnya. Semoga istiqamah. Amiin.

DOKUMENTASI TAJUG SYAHADAT JUNI 2018

Tajug Syahadat, 3 Juni 2018

















 






SEMBURAT CAHAYA MASJID KUBAH 99 MAKASAR

Muhammad assiry , 08 Juni 2018


Senja di Pantai Losari
Assiry Art akan menorehkan indahnya kalam suciNya
di wajah dan pelupuk kubah hingga binar makin bercahaya

Aku pinjam keindahanNya
kan ku semayamkan di sana
Sebagai bakti cinta dalam menabur benih Qurani
hingga semesta raya

(Tampak Masjid 99 Kubah yang masih dalam proses pembangunan)

PREPARE MELUKIS KALIGRAFI AKBAR & TAJUG SYAHADAT PSKQ MODERN EDISI JUNI 2018

PSKQ Modern, 03 Juni 2018








Hari ini 3 juni 2018, prepare melukis kaligrafi akbar habis asar dan liputan TV dilanjut pengajian akbar rutin bulanan Tajug syahadat nanti malam di arjuna resto. Ayo jangn lupa juga ramaikan yahh gayss.. buka puasa dan makan setiap hari gratis di Arjuna Resto.
Terimakasih untuk semuanya yang ikut meramaikan acara ini khususnya untuk seluruh Santri Pskq Modern Kudus Jateng, Tari sufi nusantara Gus Ali Ridho, Gus Apang dan KS2K, Kang Ujang dan gitarisnya, Hubby Arabic Music, Sakura Sound (Sound dan lighthing terbaik di kudus).
Juga terimakasih untuk semua pihak yang terus membantu terselenggaranya acara ini. khususnya Mubarok food yang terus memberikan support berupa bingkisan jenang mubarok dan lainnya. Semoga istiqamah. Amiin.

MELUKIS KALIGRAFI AKBAR & PENGAJIAN TAJUG SYAHADAT BULANAN

Tajug Syahadat , 28 Mei 2018





PENGAJIAN TAJUG SYAHADAT
Pelaksanaan :
Hari/Tanggal : Minggu , 3 Juni 2018
Tempat          : ARJUNA RESTO ( Sebelah Barat UMK )

Kegiatan  :
Sore : MELUKIS KALIGRAFI AKBAR
          Bersama :
                          - Santri PSKQ Modern
                          - Komunitas Pelukis Rembang/Lasem
                          - Komunitas Pelukis Pati
                          - Komunitas Pelukis Kaligrafi Kudus "AKBAR"
                          - Turut Dimeriahkan Komunitas kaligrafi Indonesia Pencinta Kaligrafi (PK)

Malam : PENGAJIAN UMUM TAJUG SYAHADAT ( Malam Nuzulul Qur'an Malam-malam                   Serius Bintang )
              Pengisi :
                           - Muhammad Assiry
                              Pengasuh PSKQ MODERN
                           - KH. Budi Harjono
                              Pengasuh Ponpes Al-Ishlah, Semarang
                           - Gus Awalludin GD.Mualif (cak Udin)
                              Ketua Lesbumi PWNU DIY
                           - Gus A.Anzieb
                              Kurator Seni Rupa & Pengurus Lesbumi PBNU
                           - Gus Ammar Abdillah & Kang Ujang
                              Musikalisasi Puisi
                           - Gus Apang & KS2K
                           - Gus Ali Ridho ( Gandrung Nabi )
                              Penampilan ratusan penari sufi
                                         

ARTI DARI ORANG PINTAR

Muhammad Assiry , 13 April 2018




ORANG PINTAR ialah :
Orang yg meninggalkan dunia sebelum ia meninggal dunia.
ia bersedekah sampai kaya,bukan kaya baru bersedekah.
Dia berdakwah sampai alim,
bukan sudah alim baru berdakwah.

Dia datang ke masjid sampai tua,bukan tua baru ke masjid.
Dia beramal sampai ikhlas,bukan ikhlas baru beramal.
Orang cerdas adalah mereka yg ingat mati dan mempersiapkan bekalnya (H.R. Bukhari)
Semangat berkarya...! Semangat beribadah...!

ARTI DARI SEORANG GURU

Muhammad Assiry , 16 April 2018



"Guruku adalah pengalaman yang kudapat lewat perjumpaan dengan apa dan siapa saja. Kehidupan ini adalah sekolahku. Alam Raya adalah Guru Utama yang mengajariku untuk terus terjaga supaya mampu membaca tanda sebagai penunjuk jalan."

TANAH JAWA ADALAH LAND OF MISTERY

Muhammad Assiry , 16 April 2018





Tanah Jawa adalah land of mistery. Ada banyak khazanah pengetahuan spiritual luar biasa yang tersembunyi di wilayah ini. Fosil manusia yang ditemukan di Sangiran jauh lebih tua dari fosil2 yang ditemukan di tempat lain. 

Mitos Atlantis juga terhubung dengan wilayah ini. Sangat disayangkan jika warga Nusantara tidak mau menggali kebedaran dan kehebatan nusantara yang terputus dari akar sejarahnya yang mulia dan gilang gemilang ini.


SHOLAWAT ITU CINTA

Muhammad Assiry , 28 Maret 2018




Sholawat itu Cinta.
Jangan kehilangan Cinta dalam bersholawat.
Cinta sejati akan berakhir dengan sholawat. Siapa yang tidak menjadikan sholawat sebagai dzikir utamanya harus dipertanyakan Cintanya pada Allah dan RasulNya.

AKU YANG LEMAH DINDA

26 Maret 2018





Jangan pernah percaya seorang pria bisa mengalahkan perempuan dalam hal apapun. Para pria tertipu dan menganggap perempuan dari sebatang tulang rusuk mereka. Para perempuan tidak datang dari tulang rusuk pria atau tulang monyet atau tulang siapapun. Para pria lahir dari rahim perempuan, seperti seekor anak kadal yang berenang lepas dari kedalaman air setelah dilahirkan. Seperti anak panah yang melepaskan diri dari busurnya. Para pria berotasi mengelilingi matahari di mata perempuan dan mereka pria - pria ini menganggap telah menciptakan semesta. Inilah letak kesombongan Pria dihadapan perempuan.
Aku tidak memiliki kekuatan mengalirkanmu sepert bendungan atau meredam naluri Keibuanmu yang lebih pantas menjadi imam. Oh, sungguh, mustahil mampu kulakukan! Aku telah menguji ketumpulan pikiran dan ketajaman kebodohanku. Tidak ada, tidak ada yang mampu menaklukkanmu. Karena keperkasaanmu mengalahkanku ternyata. Bahkan di ranjangpun aku begitu loyo dan lemah ketika matamu beradu mataku saja aku seperti hilang kekuatanku saat menjantanimu.
Jangan percaya para pria ketika bicara tentang diri mereka. Dari para perempuanlah tawa dan tangis anak kecil pecah dan pria datang ke rumah sakit bersalin menyebut nama mereka sebagai ayah.
Ini sungguh memalukan. Begitu berdarah - darah seorang perempuan membunuh kelemahan dan merampas kekuatan Tuhan sehingga mampu terus beranak meskipun hanya sarungku yang aku lemparkan saat dirimu tidur.
Bukan soal sarung atau isi yang terselip di sana melainkan karena rahimmu adalah humus kesuburan cinta yang lebih subur dari tanaman pegunungan.
Aku mencintaimu, bahkan sepasang payudaramu melepaskan rasa malu, bergetar, berubah jadi petir dan gelegar guntur, sebilah pedang, dan badai pasir yang hebat kemudian menjelma menjadi oase di kekeringanku sehingga aku meneguk kesegaranmu hingga berabad - abad. Bahkan aku lungkruh tanpamu

MEMBANGUN MORAL YANG BERCAHAYA

Muhammad Assiry , 22 Maret 2018




Nabi saw tidak membuat sistem pemerintahan. Negaranya saja tidak disebut Negara Islam atau khilafah al islamiyyah tapi Al Madinah Al Munawwaroh. Yang sangat menjunjung akal dan kemanusiaan sekaligus membangun moral jiwa yang bercahaya. Katanya pada ingin Kaaffah belajarnya kok nggak Kaaffah. Ilmunya perlu diperluas kembali.

AGAMA LAHIR BUKAN UNTUK MENISTAKAN SATU SAMA LAIN TETAPI SALING MENYERUKAN KEBAIKAN

Muhammad Assiry , 10 Maret 2018




Turut berduka untuk saudaraku yang beragama Kristiani atas perusakan gereja di desa mekarsari, Ratau alai kabupaten Ogan Ilir propinsi Sumatera Selatan
Tentu kejadian seperti ini tidak boleh terjadi dimanapun di pelosok negeri ini. Sangat di sayangkan Kejadian seperti ini terjadi di NKRI yang menjamin kebebasan Beragama.
Allah menolak keganasan manusia yang merusak rumah ibadah. Seperti juga Kanjeng Nabi melarang umatnya merusak rumah ibadah agama lain, bahkan dalam keadaan perang sekalipun.
Mestinya agama hadir untuk memberikan kesejukan. Bukan melahirkan kebiadaban. Semestinya agama lahir untuk saling menyerukan kebaikan dan kenyamanan bukan saling menistakan satu sama lain.
Jika perusakan sebuah ibadah justru dilatarbelakangi oleh pemahaman terhadap agama, betapa menyedihkan hidup kita. Sebab ajaran Tuhan ditafsirkan dengan begitu beringas dan culas.

MENCAPAI KEMUDAHAN MENURUT AJARAN AGAMA

Muhammad Assiry, 28 Februari 2018

Menurut ajaran agama; kemudahan hanya didapatkan seseorang ketika ia begitu tulus memudahkan orang lain. Mungkin saja kepedulian dapat diukur dengan ketulusan untuk menghargai atau, sekurang-kurangnya, mendengarkan keluh-kesah sesama. 

Dengan demikian, hidup ini—seburuk apa pun dalam belantara ketimpangan, masih layak untuk disyukuri dan disayangi. Bukankah kebahagiaan itu sesungguhnya hanya dapat tumbuh subur di dalamnya, di dalam syukur dan kasih-sayang

ISLAM MEMBERIKAN KESELAMATAN DAN KEAMANAN

Muhammad Assiry, 03 Maret 2018


Agama hadir sebagai alat berkasih, bersantun, dan berarif. Menjadi tak benar jika agama selalu dijadikan bahan untuk membenarkan diri dan menyalahkan, pun tak menjadi benar dengan mempersalahkan yang lain atau agama lain. "Innaddina 'indallahil islam". 

Tidak disebut Muslim jika tidak memberikan keselamatan dan keamanan buat sesama. Maka orang yang menyelamatkan disebut Muslim dan seorang yang memberikan rasa aman dan keamanan dijuluki mukmin.


Top